Beban…

Beban….
Batuk, pusing, sesak, flu,
Beban….
Yaah tidak apa apa
Badan ku tidak apa apa
Fisik ku baik baik saja
Hanya yang lain yang sakit….
Tapi yaa sudah lah
Aku akan melalui ini, bermetamorfosis kembali menjadi manusia yang baik…

Test

My new apps

DUNIA DAN AKU

 

dunia ku kini, dunia yang sangat tidak dipenuhi rasa syukur, kian hari semakin menjauh dari Tuhan, kian hari semakin penuh dengan kebohongan. jauh dari sajadah dan Al-Quran tua yang tersusun rapih di lemariku. atau rasa takut karena meninggalkan shalat Jum’at, atau rasa rindu karena meninggalkan surah Yaasin. shalat, tetapi masih dipenuhi keborosan dan kebohongan. memohon ampun tetapi masih melakukan hal yang sudah sudah, berkata seolah benar padahal orang menganggap salah. aku benar, kini berada di persimpangan jalan, mungkin memilih antara alam kubur dan alam dunia, tetapi memikirkan tanggunganku yang masih terlampau banyak, dosaku yang masih belum kumintakan ampun.
Dunia ku kini, jauh dan semakin menjauhi kata syukur, rumahku menjadi gelap, meredup laksana lilin yang hampir padam, atau langit yang kian sedih karena mendung. mendulang kebajikan yang semu, selalu bercakap seolah benar, bercakap seolah benar, bercakap seolah benar.
aku takut, hampa ini menjadi pertanda kekufuran, fakir yang sudah tak dibukakan pintu maaf, cobaan yang mendera, aku ingin menjauh dari lingkungan ini, lingkungan yang tidak menjaminkan surga, tidak menjaminkan pengampunan dosa, tidak menjaminkan Cinta Tuhan.

me and chairou

hey chairou maaf meninggalkan mu beberapa saat… sendiri, hehehe

chairou : iya gak apa-apa kok, aku sedang bekerja sesuai permintaan dari mu, hehe membersihkan semua extension tersembunyi di tubuhku. yaa, kamu boleh menyebutnya apapun, tapi bagiku ini lebih dari sekedar mandi, gosok gigi, atau menyapu halaman, ini medical check up, aku juga ingin mengetahui seberapa sehat tubuhku ini, seberapa benfungsi sistem dalam tubuhku ini. tapi kamu jangna lupa… MERAWATKU…
baru saja chairou meminta ku untuk merawatnya tapi, aku malah mematahkan salah satu sendi pemutar huruf G, sehingga ketika aku menggunakan huruf G ini aku harus berhati-hati.

chairou : ya, sakit, tubuhku yang kau patahkan itu sakit, (sedikit terisak dan sendu) kamu hanya memikirkan bagaimana huruf-huruf itu enak untuk di pencet. enak untuk mengetik, enak untuk jari-jari mu. memantulkan dengan pasti tekanan-tekanan yang kau berikan kepada setiap tombol huruf itu. tapi kamu tidak pernah berfikir sberapa ‘sakit’ aku ketika kau cabut, ketika kau patahkan sendi -sendi itu.

maafkan aku chai, aku tidak bermaksud demikian… ini bukan kali pertama aku bermusuhan dengan chai, dulu ketika remah makanan yang ku makan mengotori dan menganjal angka 4 aku pun melakukan hal yang sama. mematahkan sendi si angka 4 untuk membersihkannya. hmmm, ini bukan kali pertama aku menyakiti chairou. aku haru lebih hati-hati.

chairou : (sambil memeriksa persendian nya). tidak apa-apa toh aku selalu saja merindukan pijatan-pijatan halus di setiap huruf huruf itu. aku merindukan tangan mu yang senantiasa membersihkan LCD ku hehehe (terkekeh kecil).

kamu ingin berbicara tentang apa hari ini,?

chairou : ya, hari ini karena waktu sudah melewati batas metabolisme tubuhmu, aku hanya ingin kamu tertidur… agar esok hari kamu masih bisa berkata “selamat pagi chairou..” sambil tersenyum kearahku.” jaga kesehatan mu baik baik agar besok masih bisa bertemu dengan ku, bercerita kepadaku, dan tanganmu yan kecil dan kurus itu masih bisa membagikan sedikit usahanya untuk menuliskan kata-kata ku kepada dunia.

aku hanya bisa tersenyum mendapati chairou yang menjaga kesehatanku, padahal…. dia hanya….
selamat tidur chairou sampai beretmu besok… jangan bosan menampung keluh kesahku yah ^^

-end of story-

…Tsuki…daisuki ^^

this is the story about lil Tsuki, a kitten that i found a few days ago.

a few days ago, it was Monday 7.00 pm, i walked myself to department store. my father asked me to checked his account. i left with a half feeling, half for my laziness another for my soso. the moon was bright with its yellow light. it was beautiful, a little bit creepy, but with that kind of feeling i left my home easily. that day when i first heard this lil voice. “nyau..nyau..nyau…weeea..weaa..weaa” . i knew this, this voice came from some place, place that i dont even know, at first. that night, i never knew it would change my life, i never thought that i would be a mother of a kitten.

Nyau…nyau… di sebuah pojokan trotoar yang hampir hancur di antara got dan jalanan berisi angkot-angkot yang berkelebatan malam itu, aku mendengar suara kucing kecil memanggil induknya. dalam pejalanan menuju Giant yang tidak terlalu jauh dari rumahku. aku hanya penasaran, dengan sedikit terkejut ‘clingukan’ tak tentu arah. harap harap cemas, otak dipenuhi ketakutan menemukan anak kucing sekarat dan yang terlintas saat itu hanya ” sepulang ini gw kuburin aja mayatnya” how ridiculous. semua hal yang aku harus lakukan malam itu, aku lakukan dengan sangat cepat, karena kalau sudah berbicara mengenai kucing apapun bisa aku lupakan.

angkot membawaku pulang, kembali ke arah rumah dan suara yang ku dengar beberapa waktu yang lalu dan suara itu kembali muncul. untuk ukuran anak kucing ia memiliki suara yang cukup keras. hingga mengalahkan suara angkot yang berseliweran, atau mungkin karena aku hanya terlalu fokus pada satu suara tertentu yang ingin aku dengar saja, yaaa, entahlah. “lama!” itu yang ku pikirkan saat angkot ini berjalan amat sangat perlahan. tidak membutuhkan waktu berfikir yang lama untuk aku memutuskan turun dengan segera dari angkot dan berlari menghampiri suara -nyau nyau- itu. Kaget, ya, aku kaget, terkejut, sangat, suara nyaring itu, berasal dari tubuh kecil seekor anak kucing yang mungkin baru berumur 2 hari atau mungkin 3 hari (karena tubuhnya sudah berbulu walau tidak lebat). aku mencari, melihat ke sekeliling tempat, mungkin anak kucing ini terjatuh -fikirku-. dimana induknya?? melihat anak kucing ini terus menangis, aku yang cengeng mengambilnya tanpa berfikir panjang. keragu-raguan sempat menghampiri ku. tapi itu tidak menjadi penghalang keinginanku untuk -tidak membiarkan begitu saja- anak kucing terlantar ini (lagi lagi ini adalah fikiranku saat itu). secepat kilat aku membawa kucing itu ke rumah, membeli susu formula untuk balita di warung serba ada.

sepi, tidak ada aktifitas lain saat itu. keadaan gang-gang sempit yang sedikit menyeramkan ditambah cahaya bulan penuh yang menguning. seharusnya menjadi saat yang menyeramkan. tapi dengan anak kucing itu semua hal menyeramkan tidak lagi ada di otakku. yang terlihat hanya bulan yang tersenyum dan sebuah nama yang mengambang begitu saja di alam sadar ku ‘Tsuki’.

-nyau nyau nyau- anak kucing itu terus menangis, saat itu dengan perasaan khawatir, sedih dan entah apapun itu aku berkata pada anak kucing (yang gak nerti apa yang aku ucapkan) “mulai saat ini nama kamu Tsuki yah” bulan kuning yang cantik. keberadaan Tsuki merubah ku selama beberapa hari ini, aku seperti memiliki seorang anak, setiap malam terbangun hanya karena Tsuki menangis, minta susu, atau ingin buang air. siang aku habiskan menunggui bayi kucing ini. Tsuki membuat aku menangis karena mencari dot kucing yang sulit ditemukan. Tsuki si pendatang baru yang langsung disayangi, bahkan oleh Ibuku yang tidak ingin memelihara kucing lagi.

aku tidak benar-benar memiliki keberanian untuk merawat Tsuki, pada awalnya. aku hanya seorang manusia yang mungkin bukan hal tepat yang dibutuhkan Tsuki saat ini. sampai seseorang berkata “Tigeress pasti bisa melihara Tsuki”, aku percaya dan aku ingin mempercayai diriku sendiri untuk merawatnya lil Tsuki si Ucil ^^.

pada Tsuki aku hanya berharap, agar bisa merawatnya sampai ia menjdi kucing yang mandiri, dan ia saat ini bisa selamat melalui masa kritisnya dalam berjuang untuk hidup. i start to love Tsuki, as my own son. this is my message for Tsuki eventhough he will not understand what i say. Son i want you to survive and watch you grow up, stay here and be the strong and cute kitty ever.

dear God, please save him and let him alive and stay by my side.

dalam kekhawatiranku menungu dan mengamati pertumbuhannya……

 

ketiadaan kebaikan dan kebaikan

there’s a good person that do bad, and bad person who try to be good or do good things. tidak membuat kemudian orang baik itu menjadi jahat atau orang jahat itu menjadi baik (baca : orang jahat dan orang baik). semua manusia pada hakikatnya memang memiliki sisi jahat dan sisi baik secara bersamaan, ketika seorang yang baik berbuat jahat saat itulah ia mengalami ketiadaan kebaikan dalam dirinya, dia kehilangan kontrol terhadap emosinya. saat seorang yang jahat melakukan kebaikan itulah hakikatnya manusia dilahirkan dalam segala macam kebaikan ia kembali kejalannya yang seharusnya. di dunia ini mungkin kejahatan hanya sekedar kata untuk memudahkan kita mengingat bahwa memang kebaikan selalu disandingkan dengan ketiadaannya.

RS

tumpah seperti hujan yang turun hari ini, kemudian di akhiri dengan tertidur, tapi tidak menghapuskan apapun ^^ how pity…

Ya Tuhan, Keadaan ini membuat saya benar benar ingin menangis….

Krisna…

Krisna telah mengajarkan aku tawa, berani menghadapi banyak hal yang membuat aku benar-benar terjatuh. Krisna sangat ajaib, dia mempermainkan hatiku dengan mudahnya, kadang aku ingin mengatakan pada dunia. Aku mencintainya diam-diam, aku mencintainya diam-diam.

Aku tahu kami tidak bisa bersatu, aku amat menghormati keberadaannya, benar-benar menganggap dirinya sahabat. Setidaknya saat ini, hingga entah kapan. Entah berapa lembar surat lagi yang harus kutulis, kutulis dihadapan tuhan, hanya untuk krisna.

Dan entah kapan aku akan memberitahukan semua perasaanku. Sebelum waktu ku brhenti bergerak, aku ingin menikmati keberadan krisna. Walau hanya untuk ku sendiri. Tidak perduli dia mengabaikanku atau tidak. Aku hanya ingin sedikit bersamanya, memiliki wktu berdua bersamanya, sampai saat dimana aku dan dia benar-benar tidak dapat bertemu. Dan kami menemukan jalan kami masing-masing. Menemukan perahu kami masing-masing, hanya dengan menuliskan suratku padanya saja, membuatku tersenyum, mengingat tatapan matanya aku tersenyum. Ya tuhan lindungi dia, bagi kebahagian separuh dunia ini untuknya, aku akan berbahagia karena kebahagiaan nya.

Hidup itu adalah proses dan perjuangan, dia berkata padaku, aku juga tidak boleh lengah dalam menghadapi hidupku. Seolah-olah aku akan mati esok, aku akan bahagia menyimpan senyum simpulnya dilemari perhiasanku.

Berkali-kali aku berucap Alhamdulillah. Dan itulah yang selalu aku panjatkan ketika kami bertemu, semoga krisna selalu berada dalam perlindungan tuhan. Kapanpun dimanapun ia akan selalu menjadi cinta untuku tanpa cacat dan tanpa celah.

tetapi kemudian….

“i am really carry this picture for luck.. but i’m so lost… i dont believe…” keluhan pada seseorang yang tidak dapat ku ajak bicara. Ditempat yang jauh ini aku benar benar merasa sendiri, sensitif, dan ingin menangis, tetapi krisna pun menjadi percuma, semua perasaan aku padanya pun percuma, aku hanya menangisi bayang-bayang.

unwritten

sampai saat ini gw gak tahu apa yang terjadi semua hanya menebak, dan entah…

ketika itu gak ada perasaan khawatir yang berlebihan hinggap, gak ada hal-hal yang membuat gw merasa ‘kehilangan’ , tapi yah, gw gak punya banyak pilihan yang bagus. suatu saat, gw terus berfikir tentang suatu saat, suatu saat yang mungkin akan jauh lebih berat buat gw atau dia. banyak hal juga yang hanya bisa gw bilang ama chairou, hmmm, perhatiin, gimana begitu susah gw sekarang merangkai kata-kata. nee, its not like i dont want to tell anything, i just dont understand why i cant get it, why i cant find my words back.

this is my letter for old krisna

krisna, apa kabar?

tentu kamu baik baik saja, kita sudah lama tidak berjumpa dan kita berjumpa. melakukan hal-hal seperti biasanya, berkata-kata seperti biasanya. sampai kapan kita akan terus seperti itu? aku terus bertanya-tanya, tanpa menghiraukan semua perasaan ini. kita sudah memutuskan untuk melangkah di jalan yang berbeda. menapaki tangga-tangga kehidupan yang berbeda. dan mungkin kita pun tidak akan bertemu kembali. kita tidak akan pernah benar-benar mengenal satu sama lain lagi. tapi krisna ada hal yang tidak bisa aku ungkapkan, ada kata yang tidak bisa aku katakan, sampai aku bisa menyampaikannya pada mu, sampai kita benar-benar dapat menemukan jalan kembali atau jalan berpisah dengan semestinya. mungkin….

apa yang paling menyiksamu, selain perkataan yang ingin kau ungkapkan tanpa bisa di ucapkan, air mata tidak cukup untuk menghapus semua, membuat aku amnesia atau sebagainya. aku siap dan aku akan menjalani semua…

Previous Older Entries

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 98 pengikut lainnya.