“MENGAPA MENCIPTAKAN MANUSIA?”
pertanyaan malaikat bergema melalui refleksi kita. manusia, paling tidak dapat menarik sebagian penjelasannya dari apa yang sudah kita pelajari sejauh ini. Tuhan (Allah SWT) sesuai dengan sifat-sifatNya, tampak bermaksud menciptakan makhluk yang dapat merasakan eksistensiNya(rahmat, kasih, cinta, kebaikan, keindahanNya, danlainlain) melalui jalan yang paling personal dan palingtidak setingkat lebih tinggi jika dibandingkan dengan makhluk lain. kecerdasan dan kehendak yang telah diberikan kepada manusia disertai dengan usaha keras dan perjuangan yang harus dilakukannya dimuka bumi mempercepat perkembangan setiap orang dan inilah bagian dari sifat kemanusiaan tyang akan diikatkan kepada Tuhan dengan ikatan cinta.
kita harus melanjutkan dan mempelajari lebih dalam arah perjalanan ini supaya memperoleh pengetahuan yang lebih besar. tetapi sebelum melakukannya kita harus memikirkan kemungkinan bahwa kita bisa saja terpedaya sendiri, seperti salah memahami sesuatu sebagai bagian dari Al Quran, kita mungkin hanya memproyeksikan konflik pribadi kita sendiri kedalam Al Quran, padahal konflik ini yaitu tujuan akhir penciptaan manusia, tidak pernah secara tegas dinyatakan atau diangkat dengan sengaja di dalam Al Quran.
dan ketika kita mulai kembali dengan pandangan sinis kita yang darinya kita datang dan meragukan kesan pertama kita Al Quran kembali membuka topik tersebut.
(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata), “Ya Tuhan Kami, tiada lah Engkau mencitakan ini dengan sia-sia. Mahasuci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka” (3:91)
maka apakah kamu mengira bahwa Kami menciptakan kamu secara main-main(saja), dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada kami. Mahatinggi Allah (untuk berlaku demikian), Raja yang sebenarnya”
tidak akan pernah ada jalan yang mudah bagi kita untuk melarikan diri, hal ini menjadi tantangan yang nyata bagi umat manusia. dan sisanya adalah keputusan ada ditangan kita, karena Al Quran sendiri menyatakan bahwa penciptaan kita didunia ini dengan tegas memiliki alasan. sebagai mana yang kita ketahui hidup adalah pengembangan hubungan tertentu antara Tuhan dan manusia. maka sangat tepat untuk mencari bagaimana sifat sifat manusia sebenarnya, apa yang Al quran kehendaki dan pesankan bagi manusia, maupun tentang sifat-sifat Tuhan dan bagaimana pengaruhnya bagi manusia.